Hari Batik Nasional 2018: 10 Kota Batik di Indonesia

Tahukah Sobat Tiket kalau setiap tanggal 2 Oktober telah diperingati sebagai Hari Batik Nasional? Nah, karena menjadi salah satu warisan asli Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO, batik adalah harus terus dilestarikan keberadaannya. Melimpahnya suku serta budaya di Indonesia juga menciptakan banyak pula motif batik yang berwarna-warni dan memiliki ciri khas daerahnya masing-masing. Dimana saja kah kota batik di Indonesia itu? Simak di sini!

10 Kota Batik di Indonesia

  1.  Pekalongan
Kota Batik di Indonesia Pekalongan - Hari Batik Nasional 2018: 10 Kota Batik di Indonesia
Batik Pekalongan

Kota batik di Indonesia yang akan dibahas pertama adalah Pekalongan. Kota yang terletak di provinsi Jawa Tengah ini memiliki motif batik yang terkenal bernama motif batik tujuh rupa. Motif ini memiliki ciri khas gambar yang menunjukkan campuran budaya lokal dengan Tionghoa, karena kota ini dahulu menjadi tempat transit untuk para pedagang mancanegara. Apabila ingin mencari batik Pekalongan untuk dipakai saat Hari Batik Nasional 2018, Sobat Tiket bisa mengunjungi Pasar Grosir Sentono.

  1. Cirebon
Kota Batik di Indonesia Cirebon - Hari Batik Nasional 2018: 10 Kota Batik di Indonesia
Batik Cirebon

Masyarakat Indonesia sudah pasti tidak asing dengan motif batik yang berasa dari kota batik di Indonesia yang satu ini, motif Mega Mendung. Motif ini merupakan campuran antara budaya Indonesia dengan Tionghoa. Dahulu pedagang asal negeri Tionghoa sering membawa barang keramik, porselen dan barang lainnya. Salah satunya memiliki motif bergambar kumpulan awan yang indah, hal inilah yang menjadi cikal bakal motif dari batik Mega Mendung. Kini, motif Mega Mendung adalah salah satu kain batik yang paling populer dan sering dipakai oleh masyarakat Indonesia.

  1. Indramayu

Selain terkenal dengan oleh-oleh khas mangga nya, kota batik di Indonesia satu ini juga memiliki motif batik yang indah yaitu motif batik Iwak Etong. Pada motif ini memiliki corak hewan laut seperti ikan, cumi, kepiting, hingga ubur-ubur. Lalu, ciri khas lain yang bisa terlihat adalah batik ini memiliki corak ragam flora dan fauna dengan hiasan garis tajam dan berbagai lengkungan. Menurut sejarahnya, batik di Indramayu sudah berlangsung dari abad ke 13 hingga 14. Motif-motif batik Indramayu terinspirasi dari kehidupan masyarakat yang kebanyakan berprofesi sebagai petani dan nelayan.

  1. Solo
Kota Batik di Indonesia Solo - Hari Batik Nasional 2018: 10 Kota Batik di Indonesia
Batik Solo

Selain batik dari cirebon, batik khas Solo juga merupakan salah satu motif batik yang banyak dijual di Indonesia. Kota batik di Indonesia ini sudah berlangsung beberapa abad yang lalu. Motif batik paling terkenal dari Solo adalah Parang Kusumo, yang memiliki arti bunga yang sedang mekar. Pada umumnya, batik ini sering dipakai oleh pengantin ketika melangsungkan pernikahan adat Jawa. Makna dibalik batik ini adalah setiap hidup harus dijalani dengan perjuangan untuk mencapai kebahagiaan. Motif batiknya lainnya selain Parang Kusumo yaitu Sogan, adalah motif batik yang pada awalnya hanya boleh digunakan oleh raja-raja Jawa termasuk keraton kesultanan Solo. 

  1. Jogjakarta
Kota Batik di Indonesia Jogjakarta - Hari Batik Nasional 2018: 10 Kota Batik di Indonesia
Batik Jogjakarta

Jogjakarta terkenal sebagai kota batik di Indonesia yang masih menjunjung nilai budaya Jawa asli yang kental. Tidak heran, banyak sekali oleh-oleh baju batik yang di jual di kota Jogjakarta salah satunya di Jalan Malioboro. Salah satu motif batik dari kota ini adalah Keraton, yang melambangkan kearifan, kebijaksanaan layaknya raja keraton. Ciri khas dari motif ini adalah bunga-bunga berbentuk simetris atau sangkar burung. Selain itu, batik dari Jogjakarta juga dominan dengan warna coklat, hitam, putih dan krem. Nah, apabila Sobat Tiket tengah berkunjung ke Jogjakarta, jangan lupa untuk mampir ke Pasar Beringharjo untuk membeli berbagai macam batik khas Jogjakarta tersebut.

  1. Bali
Kota Batik di Indonesia Bali - Hari Batik Nasional 2018: 10 Kota Batik di Indonesia
Batik Bali

Selain batik dari pulau Jawa, Bali juga adalah salah satu kota batik di Indonesia yang memiliki motif batik tidak kalah menariknya. Salah satu motifnya bernama Buketan, yang namanya berasal dari bahasa Perancis berarti, seikat bunga. Ciri khas dari motif ini adalah gambar-gambar bunga atau tanaman dengan hiasan kupu-kupu atau burung bangau yang menambah kesan seni dalam kain batik tersebut. Tahukah Sobat Tiket, industri batik di pulau Bali ternyata sudah ada sejak tahun 1970 dari desa Batubulan, Sukawati Gianyar, Bali. Masyarakat menggunakan kain batik pada umumnya ketika sedang upacara adat atau ritual keagamaan.

  1. Madura

Batik dari Madura memiliki beragam corak yang meliputi daun, burung, bunga, hingga serat kayu. Motif batik yang terkenal dari kota batik di Indonesia ini adalah Gentongan, menampilkan corak abstrak dan menggunakan warna terang seperti, merah, kuning, hijau. Nama batik ini sendiri diambil dari kata Gentongan yakni gerabah yang sering digunakan sebagai wadah untuk mencelupkan kain ke cairan pewarna. Selain itu, proses pembuatan batik yang satu ini membutuhkan waktu yang berbulan-bulan hinga 1 tahun karena motif yang rumit.

  1. Banten

Kota batik di Indonesia kali ini memiliki corak yang menyerupai daun talas. Menurut sejarahnya, batik di Banten telah berlangsung sejak abad ke 17 dimana pada saat itu lebih dikenal dengan selimut batik atau simbut. Motif batik yang bernama batik Simbut ini berasal suku Badui di pedalaman Sunda yang kental dengan adat istiadatnya. Motif batik ini merupakan salah satu motif paling sederhana. Batik dari Banten memiliki warna yang cerah dan ceria, menggambarkan semangat yang tinggi dan tetap rendah hati.

  1. Tasikmalaya

Tradisi batik di kota Tasikmalaya sudah dimulai pada zaman kerajaan Tarumenegara. Keunikan pada pembuatan kain batik ini adalah pada saat proses pembuatannya, pengrajin akan merendam dan membilas kain tersebut hingga 15 kali. Tujuannya untuk merapatkan serat kain serta membuat warna batik menjadi lebih awet. Motif batik Priyangan adalah motif batik asal Tasikmalaya yang memiliki kesan elegan dari corak-coraknya yang simetris. Pola tumbuhan yang menghiasi kain di kota batik Indonesia ini memiliki warna yang terang namun tidak mencolok.

  1. Palembang

Motif dari kota batik di Indonesia yang terkenal dengan makanan pempek ini, banyak terpengaruh oleh budaya asli Jawa. Perbedaan mencolok dari motif ini adalah mereka mengikuti syariah islam dimana tidak menunjukkan corak mahluk hidup baik manusia atau binatang. Dua motif batik dari Palembang yaitu motif Bunga Teh yakni motif batik yang dihiasi dengan corak-corak daun teh dan motif Lasem, dengan corak simetris dan gambar tanaman. Proses pembuatan batik Palembang juga berbeda dengan batik Jawa, dimana kain harus dibentangkan terlebih dahulu dengan kencang sebelum mulai di gambar coraknya.

Dengan banyaknya suku, budaya hingga tradisi di Indonesia, banyak sekali keindahan Indonesia yang kita semua perlu lestarikan. Nah, selain bermacam-macam jenis motif batik di Indonesia, Sobat Tiket juga perlu tahu ada kain khas Indonesia yang harus jadi bahan koleksi kalian jika ingin membeli oleh-oleh liburan nanti.

Keanekaragaman motif dari kota batik di Indonesia menjadi sebuah kebanggaan masyarakat yang harus dilestarikan. Dibalik batik yang Sobat Tiket sering pakai ternyata menyimpan banyak latar belakang, sejarah hingga cerita yang bermakna di dalamnya. Jika berencana untuk berlibur di salah satu daftar kota batik di Indonesia di atas, Sobat Tiket bisa pesan tiket pesawatnya sekarang melalui tiket.com. 

 



Source link